Lihat lihat kilat menyambar
Langit seperti tersakiti
Tapi tak perduli kilat tetap menyambar
Langit seperti tersakiti
Tapi tak perduli kilat tetap menyambar
Saat ini badai katanya
Dan kilat tetap menyambar
Walau langit tersakiti
Dan kilat tetap menyambar
Walau langit tersakiti
Kilat terus menyambar
Seperti memecut langit
Hujan seperti air mata sang langit
Seperti memecut langit
Hujan seperti air mata sang langit
Langit membalas murka
Memanggil sang matahari
Berharap terangnya hempaskan badai
Memanggil sang matahari
Berharap terangnya hempaskan badai
Percuma sudah meminta
Kilat menambah murka
Makin merajalela
Kilat menambah murka
Makin merajalela
Selama badai ada
Kilat tak akan berhenti
Terus membelah langit
Kilat tak akan berhenti
Terus membelah langit
Hingga langit pun pasrah
Mereda tenang berisak tangis
Melemah karena lelah hingga terengah
Mereda tenang berisak tangis
Melemah karena lelah hingga terengah
Badai pun sirna
Langit terlihat tenang
Langit terlihat tenang
Walau bumi basah akan air mata langit
Langit terdiam
Tak ada awan maupun angin
Hanya biru membentang
Secuil awan muncul
Membawa maaf dari sang kilat
Walau sudah tenang langit terdiam
Kilat berkata
Bersabar lah nanti jika badai tiba
Tak ada yang bisa hentikan diri ku
Langit semakin terdiam
Seakan tahu dirinya tak bisa tenang
Karena awan hitam kembali lagi datang