Kurasa dalam diam menyimpan luka
Kadang luka nya terlalu dalam
Terlalu dalam untuk disembuhkan
Walau riang tawa nya keras bagai adzan Maghrib
Diam saja tak ada cakap antara dua insan
Yang satu luka tak percaya
Yang satu percaya bahwa yang satu tak terluka
Dan sepertinya tak pernah niat sembuhkan yang luka
Bagaimana caranya lanjut
Bagaimana caranya bisa berdamai
Jika lukanya saja hanya ditutupi
Tanpa pernah disembuhkan
Dan sekarang pun yang didiamkan
Perlahan semakin terluka
Yang terluka membuat luka yang lain
Kenapa mereka tak melihat ini dan menyudahinya saja
Sudahi saja yang ada sekarang
Biar yang luka sembuh sendiri nanti
Biar yang didiamkan nanti ada yang mengajak bicara lagi
Biar yang sudah biarkan sudah tak usah ada lagi kata nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar