Selasa, 03 Mei 2022

Raya

Gema suara yang sama bertalu tiap pelosok kota dan desa
Langkah kaki yang berbeda derapnya beriring menuju tempat berkubah
Sumber suara yang bergema tadi yang suci bagi banyak orang
Dari yang kecil mungil sampai yang renta kumpul di sana

Langit berwarna biru cerah bersahabat sekali di pagi hari
Sinar matahari bahkan lembut menyapu hangat tiap orang yang sudah berkumpul
Suara yang sama terus dikumandangkan berbarengan dengan cuitan burung burung
Semua orang sudah duduk bersila dibawah cerah hangat pagi yang damai

Sepulang selesai dari tempat suci selalu kembali berkumpul dalam rumah
Ramai riuh dalam balutan hangat sebuah keluarga yang berkumpul
Celoteh bayi hingga kumpulan canda bapak bapak yang tak lucu kadang dicerna
Sampai rumpi ibu ibu yang tak puas dengan yang dikenakan dari kepala hingga kaki

Penuh riuh didalam rumah dengan segala macam makanan yang dihamparkan tak cukup di meja
Dari sesederhana kacang hingga serumit kuning opor ayam dengan sedikit hijau lontong dan dicampur merah sambal kentang
Mulai dari pekat kopi tanpa gula orang tua hingga putih susu formula anak bayi dan balita
Denting piring beradu dengan sendok dan garpu bersautan dengan obrolan khas hari raya

Terus bergulir kadang dari rumah ke rumah disambangi demi silahturahmi
Bertemu muka yang kadang hanya setahun sekali
Walau kadang terlihat sama makanan di meja di tiap rumah yang disambangi
Dan muka harap sang bocah untuk dapat penghasilan tanpa bekerja di hari liburnya para pekerja

Hangat sinar matahari berganti sejuk damai lembut angin malam yang berhembus
Baju bersih putih rapih berganti sederhana kaos oblong, celana santai, tapi tetap wanginya baru
Meja yang penuh sajian sudah berkurang banyak kadang tak bersisa
Dan para bocah mulai menghitung penghasilan mereka

Hari raya suci sudah berlalu
Kembali lagi dari kosong
Yang menang merasa senang
Yang mengerti pasti sedih ditinggal hari raya ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar