Biar benci memakan jiwa ini
Sosok penyendiri yang pembenci
Penebar iri yang lemah hati
Yang tak tahu diri membuang yang mencintai
Terjun saja kau ini ke jurang dan mati
Yang berkali kali terus mengingkari
Setiap kata dan janji layaknya orang suci
Dan diakhiri lagi dan lagi dengan sepi
Neraka terlalu damai bagi yang mengingkari
Biarkan berteriak lagi dalam senyap yang sepi
Sampai putus uratnya nanti hingga tak bisa berteriak lagi
Tergolek lemas terkulai kosong tak ada isi
Lantang bersikap mengubah diri namun tak kunjung pasti
Duduk merana ratapi tembok sambil menangisi
Sesal yang terjadi tak bisa dirajut bagus lagi
Biar biar saja kau mati dalam balutan sepi yang abadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar