Lumbung sudah terisi penuh
Sumur tak pernah kering
Kenapa ini selalu terjadi
Sepi disini seakan abadi
Kutemukan rasanya pendamping abadi
Tapi entah dia terus menampik
Kulihat langit berganti awan
Tapi tak pernah langit itu terganti
Mungkin doa orang yang datang menghantui
Belenggu kaki ini karena aku menebar benci
Jika malam silih berganti
Kenapa pagi selalu sepi
Kering nya pohon saat kemarau
Tapi tak mati karena membuang daunnya
Kenapa harus aku tak pernah pasti
Walau sekarang aku merasa menemukan hidup aku kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar