Bangunlah aku dari tidurku
Semalam sudah ak mendengarmu
Hingga pukul 2 ketika berbicara
Tidurku lelap setelah itu
Bangunlah diriku dari kasur tanpa alas
Sudah pagi segera bergegas
Ingatan yang ada masih berbekas
Ku buka pintu dan tak ada ragu
Banyak pintu yang dibuka
Semua jenis hampir kubuka
Melihat yang ada dibalik itu
Tak ragu walau aku salah membuka
Pintu, pintu, pintu selalu tertutup
Maaf jika aku akan membukamu
Jangan marah karena itu
Karena mungkin dibalikmu ada masa depanku
Lebar ku buka pintu pintu itu
Jika nanti dia pergi aku masih
Masih perlahan melihatnya
Sampai kamu menutup perlahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar