Senin, 21 Maret 2016

Entah kemana

Sekencang angin ku berlari
Lewati gunung dan laut
Menuju entah kemana
Tempat yang mungkin tak ada

Luas dunia bisa terukur angka
Hingga sampai ke tempat terpencil
Atau besar nya samudera
Tapi tetap entah kemana

Raga ini terasa ringan
Tak berbobot, tak terasa tulangnya
Dan juga darah dagingnya
Hingga ringan ku berlari

Walau dunia terukur oleh angka
Tapi percuma dirasa
Jika entah kemana aku kelana
Tak ada tempat ku tuju jua

Angin berhembus kencang
Dan raga ku berpindah
Mata angin tak berfungsi lagi
Tak guna ku gunakan arah

Kadang kadang sudah lelah
Lepaskan langkah ini
Sudah lah biar angin membawa
Entah kemana aku dibawa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar