Rabu, 16 Maret 2016

Langit merajuk, bumi mendengarkan

Inilah sisa semalam
Sang langit meraung raung
Menangis semalam
Sisakan becek di jalan

Sudahkah hilang sedihnya?
Atau nanti dia akan merajuk lagi
Seperti kekasih yang merindu
Atau anak kecil yang ingin bermain

Semoga sang langit bersabar
Untuk apapun yang dia tangisi
Agar cerah nanti malam
Menemani para perindu merindu

Tak perlu langit menghujami bumi
Dengan hujan mengganggu yang merindu
Sudah lelah mungkin mereka
Membenci rindu yang tak kunjung sirna

Sungguhlah sulit bagi sang langit
Tak ada yang bisa tenangkan dia
Hanya bumi yang terdekat baginya
Dan tak mungkin ia turun merajuk ke bumi

Perlahan cerah merambah langit
Terlihat tersenyum langit pagi ini
Mungkin dia sudah tenang
Setelah bumi dengarkan keluhnya semalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar