Jumat, 18 Maret 2016

Hampa udara

Ruang hampa bergerak maju dalam dunia yang fana, bergerak diantara semua benda yang berada di sekitar, yang bernafas maupun tidak.

Mereka yang bernafas tidak rasakan hampa yang bergerak, ditutupi sejumlah gerak dan emosi yang mereka lakukan.

Disela sela kehidupan fana yang dinamis layaknya aliran sungai melewati yang terus laju diantara sela sela batu.

Hampa terus bergerak maju, tidak mengisi apapun, atau menuju apapun, hanya bergerak dengan kehampaannya.

Kosong, lowong, tak ada energi, tak ada isi, tak ada apapun, hampa.

Entah kenapa terus bergerak, sebuah ke hampaan yang tak punya apapun itu, siapa pula yang buat nya bergerak melalui semua yang fana?

Hampa tak mengisi apapun, pula tak memberi apapun atau meninggalkan apapun, siapapun.

Namun ia bergerak, terus melaju tanpa ada yang dituju di dunia fana ini, sampai mungkin nanti dia terhenti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar