Sudah hampir malam, langit masih saja terang walau hujan kembali lagi tiba.
Mungkinkah langit menangis bahagia? Walau hujan tetap saja terang.
Atau ia menangis menahan rindu yang ditutupi dengan senyum?
Sekali lagi bumi harus dibahasi tangis sang langit dan mendengar rajukan nya.
Mungkin bumi tak tahu perasaan sang langit, yang ia tahu hanya mendengarkannya saja.
Bumi menatap langit diatas sana mungkin dengan senyuman, memberi terang di sore ini.
Senyum langit yang memberi kesempatan bumi melihat terang.
Sebelum nanti gelap menutup langit bercengkrama dengan bumi.
Seakan langit sendu sendiri dalam gelap dan dinginnya malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar