Jika hujan datang dikala susah, tak akan ada kata untuk menikmati hujan itu.
Jika mentari bersinar terik dikala panas hati, tak akan ada syukur cerah hari.
Buailah hidup untuk tersenyum, ajaklah hati menerima yang nyata, yang ada saat ini.
Tetes hujan yang turun laksana ribuan panah dirasa romantis jika hati kita mendayu dayu.
Cahaya terik membakar kulit seakan pagi hari yang cerah ketika akan bertemu sang pujaan hati.
Tak perlu kupaksa kan hati ini, ak perlu ku bujuk, tak perlu senyum merona hiasi wajah, hanya berucap syukur.
Biar perlahan hati ini akan nikmati semua yang ada, yang dirasa kejam ataupun merana.
Hati hanya sekepal tangan, tapi luasnya bisa kalahkan semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar