Jumat, 22 Januari 2016

Hadir

Seraya diam dia melangkah
Kadang lunglai, kadang tegap
Tapi tak pernah membuka kata

Jauh bukan lah alasannya
Tapi raga nya yang menjadi sebab
Badannya menjadi berat
Berat karena hati nya penuh sesak

Pandangan nya tak pernah jelas
Sesekali dia melihat lurus
Terkadang tidak melihat
Bukan memejam tapi gelap terlihat

Menuju kemana juga bukan alasan
Karena pulang tak harus ke rumah
Dan rumah bukan berarti tempat tinggal

Dalam diam dia berdoa
Disetiap langkahnya dia ucap di hati
Berdoa sama setiap jejaknya
Semoga didengar kepada yang kuasa

Kini hadir itu bukanlah ada ditempat
Bukan hanya raga nya saja
Bagi dia kini hadir itu berbeda arti

Hadir adalah suatu keberadaan dimana jiwa dan raga berada di tempat yang sama

Dan kini dalam senyum
Dia sembunyikan arti itu
Agar semua tidak lagi melihat dia
Melihat dia berbeda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar