Menyusuri tangga dan menatap ruang kosong dengan senyum.
Akhirnya kembali lagi sendiri di ruang ini.
Kali ini tersenyum, mungkin karena mendengar kabar.
Atau hanya lelah kaki ini melangkah dan pikiran ini diperas sampai kering.
Akhirnya merindu kan menyendiri dan kasur yang kosong.
Aku tahu akhirnya yang kau bilang sedang diam itu seperti apa.
Sebelum aku menulis ini, aku diam sejenak.
Besok tak tahu apakah sendiri ini aku nikmati lagi.
Atau aku tidak lagi sendiri untuk menikmati nya?
Terimakasih malam atas kabarnya, semoga pagi berlaku sama seperti malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar