Rabu, 13 Januari 2016

Sungai pujian

Pujian mengalir bagai sungai yang tenang, terkadang sedikit kencang arusnya.

Tak apalah sedikit terhanyut, biarkan saja dirimu itu ikut mengalir bersama pujian itu.

Tak usah lah melawan tak usahlah berpegangan dengan batu batu besar yang ada.

Mereka ada karena ingin memecah alir pujian pujian yang ada, lepaslah biar nanti kita sampai ke ujung.

Teruskan kau bergerak dari pujian pujian itu, jangan sampai kau terantuk batu dan mati.

Karena sungai pujian akan deras nantinya, mungkin pula akan ada air terjun yang menjeremuskan mu.

Tetap tenang, karena cuma itu caramu untuk tetap tenang, kata seorang yang sudah berada diujung sana.

Jika kau tenggelam dalam pujian, segera lah kembali ke permukaan karena kau akan mati menelan semuanya itu.

Arus mungkin sedikit pelan setelah air terjun itu, tapi tetaplah tenang karena arus itu masih terasa.

Teruskanlah ikuti sampai nanti akan bertemu lautan pujian, yang jauh lebih besar dan tak terbatas.

Kuatkanlah dirimu ketika disana, karena dengan pujian dirimu akan lebih besar.

Dan juga karena pujian kau akan tenggelam dan mati, jangan terlena dengan semua pujian yang menenggelamkanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar