Ku jual rindu ini kepada sang penjual rindu, dia katakan kepada ku kenapa ku menjual nya.
Aku punya rindu tak terbatas untuk seorang yang ku sayang, yang kadang tak cukup aku tunai setiap hari nya.
Sang penjual rindu bertanya sekali lagi, saat ini dia bertanya tentang harga yang harus dia bayar setiap rindu yang ku jual.
Ku bilang tidak usah membayar ku dengan apapun, hanya saja simpan kan untuk ku beberapa rindu.
Kenapa harus kusimpan beberapa rindu jika kau memberi ku secara cuma cuma teriak sang penjual rindu.
Aku hanya menghela nafas dan berkata, mungkin nanti aku tak merindu lagi dan ketika itu aku akan merana, saat itu aku akan datang untuk mengambil rindu yang kau simpan untuk ku.
Aku pun berlalu dengan sebuah catatan dari toko sang penjual rindu.
Aku akan simpan rindu mu, tapi semoga kau tidak akan mengambilnya lagi karena rindu akan dirinya tidak akan pernah habis dimakan waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar