Selasa, 19 Januari 2016

Zaman beton

Perjalanan di kereta terkadang seperti melihat perubahan zaman.

Pemandangan diluar yang terlihat dari dalam kereta seakan perlihatkan perubahan yang dipercepat dalam sebuah film.

Dari hamparan rumput yang hijau sampai gedung gedung yang congkak menjulang menantang langit.

Dari perumahan perumahan yang mewah sampai gubuk gubuk yang terlihat disekitar pinggir rel.

Gedung gedung tua peninggalan belanda yang kadang terlihat di beberapa stasiun sampai gedung yang mengikuti mode futuristik.

Lamban laun kita akan melihat atap atap oranye yang terbentang ketika akan menuju jakarta kota.

Melihat mereka penuh sesak untuk hidup sampai kita tidak dapat melihat jalan setapak yang mereka lalui setiap hari.

Atau sebelumnya kita melihat gedung gedung yang memiliki ruang parkir yang masih luas untuk dihidupi satu kampung.

Inilah perkembangan zaman yang dimaksud, tapi inikah perkembangan zaman yang kita mau?

Dimana batu dan beton menggantikan hijau nya paparan rumput dan pohon serta gedung gedung yang menutup jalan jalan setapak.

Tidak lah harus ada hutan besar di tengah kota jika kita bisa menempatkan hutan hutan kecil disekitar kita hidup diantara bekasi dan jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar